Gempa Dangkal Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi, Pusat di Tenggara Kabupaten pada Kedalaman 8 Km

Penulis: Bayu Nugroho  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 13:35:01 WIB
BMKG melaporkan gempa dangkal magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Sukabumi pada kedalaman 8 kilometer.

SUKABUMI — Gempa dangkal kembali menggetarkan wilayah Jawa Barat. Kali ini, pusat gempa berlokasi di titik koordinat 8,08 Lintang Selatan dan 106,80 Bujur Timur, atau sekitar 124 kilometer di tenggara Kabupaten Sukabumi. Kedalaman hiposenter yang tergolong dangkal, yakni 8 kilometer, kerap kali membuat guncangan terasa lebih kuat di permukaan.

BMKG: Data Masih Dapat Berubah Seiring Kelengkapan Informasi

Dalam keterangan resmi yang dirilis melalui kanal digitalnya, BMKG menegaskan bahwa informasi awal ini mengutamakan kecepatan penyampaian. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG. Artinya, parameter gempa seperti magnitudo dan lokasi episenter masih bersifat sementara.

BMKG belum mencantumkan laporan mengenai guncangan yang dirasakan masyarakat (MMI) maupun dampak kerusakan. Biasanya, laporan intensitas guncangan baru masuk beberapa menit setelah gempa terjadi, dikirimkan oleh warga melalui aplikasi atau media sosial.

Mengapa Gempa Dangkal di Sukabumi Perlu Diwaspadai?

Wilayah selatan Jawa Barat, termasuk Sukabumi, dikenal sebagai zona seismik aktif akibat pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa dangkal seperti ini, meski magnitudonya kecil, berpotensi menimbulkan guncangan lokal yang terasa jika pusatnya berada di darat atau dekat pemukiman. Namun, karena pusat gempa kali ini berada di laut dan cukup jauh dari daratan utama Kabupaten Sukabumi, potensi kerusakan diperkirakan rendah.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG atau instansi terkait.

Tidak Ada Potensi Tsunami

Berdasarkan parameter yang dirilis, gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. BMKG juga belum mendeteksi adanya gempa susulan dalam rentang waktu satu jam setelah kejadian utama.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top