Bupati Purwakarta Om Zein Dorong Nikah Gratis Usai Temui Pasangan Menangis karena Utang Pesta Mewah

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:32:31 WIB
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan program nikah gratis sebagai upaya mencegah pasangan terlilit utang akibat biaya pesta pernikahan.

PURWAKARTA — Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menceritakan pengalamannya bertemu dengan seorang pengantin yang menangis enam bulan setelah menikah. Pasangan itu menghadapi persoalan rumah tangga yang berakar dari utang biaya pesta pernikahan yang digelar di luar kemampuan ekonomi mereka.

"Uangnya terbatas, tapi dia ingin pestanya begitu meriah. Mengundang banyak orang, menyiapkan makanan banyak, sampai menanggap hiburan," ujar Om Zein.

Harapan agar uang pemberian tamu bisa menutup biaya pesta ternyata tidak sepenuhnya terwujud. Setelah acara usai, masih ada tagihan yang harus dibayar sehingga pasangan tersebut membawa utang ke dalam kehidupan rumah tangga mereka. Akibatnya, kebutuhan pokok keluarga harus dikorbankan untuk membayar utang pesta.

Mengapa Pesta Mewah Justru Jadi Beban Rumah Tangga?

Om Zein menilai persoalan ini sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Menurutnya, esensi pernikahan bukan terletak pada kemeriahan pesta, melainkan kesiapan pasangan menjalani hidup setelah akad. Setelah para tamu pulang, pasangan harus menghadapi kebutuhan tempat tinggal, makan sehari-hari, biaya anak, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kemewahan pesta sebagai ukuran keberhasilan pernikahan. Kesiapan mental dan ekonomi justru menjadi fondasi yang jauh lebih penting untuk membangun keluarga.

Fasilitas Apa Saja yang Didapat dari Program Nikah Gratis?

Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kementerian Agama menghadirkan program nikah gratis sebagai alternatif bagi pasangan yang ingin menikah tanpa terbebani biaya pesta. Calon pengantin cukup mempersiapkan diri untuk melangsungkan akad.

Fasilitas yang disiapkan meliputi kendaraan bagi pasangan, rias pengantin, perangkat alat salat, hingga bantuan mahar bagi pasangan yang mengikuti program tersebut.

"Tidak usah bayar, gratis. Bawa diri saja, kebutuhan pernikahannya disiapkan," kata Om Zein.

Bagaimana Program Ini Mencegah Utang Baru?

Program nikah gratis tidak sekadar membantu masyarakat dari sisi biaya. Lebih dari itu, program ini dirancang untuk mencegah pasangan memulai kehidupan rumah tangga dengan beban utang akibat pesta pernikahan.

Om Zein berharap dengan adanya program ini, pasangan dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi tetap dapat melangsungkan pernikahan secara layak tanpa memaksakan diri menggelar pesta besar. Pernikahan pada akhirnya bukan hanya tentang satu hari perayaan, melainkan kehidupan panjang yang membutuhkan tanggung jawab dan kesiapan ekonomi dari kedua pasangan.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: koranmandala.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top