SMAN 1 Telukjambe Barat Karawang Sewa Lahan Desa Rp 150 Juta per Tahun, Fasilitas Sekolah Terbengkalai

Penulis: Bayu Nugroho  •  Sabtu, 19 September 2026 | 13:16:01 WIB

KARAWANG — Dinas Pendidikan Jawa Barat setiap tahun menggelontorkan Rp 150 juta hanya untuk membayar sewa lahan SMAN 1 Telukjambe Barat. Lahan yang berdiri di atas tanah bengkok milik Desa Wanasari, Kabupaten Karawang, itu belum berstatus aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Biaya sewa awalnya Rp 100 juta per tahun, lalu melambung menjadi Rp 150 juta per tahun.

Status tanah yang masih milik desa memukul operasional sekolah. Pihak sekolah sulit mendapat kucuran dana alokasi khusus dari pemerintah pusat maupun daerah selama legalitas lahan belum beres.

Mengapa Sekolah Sulit Dapat Bantuan Pembangunan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjelaskan bahwa legalitas lahan menjadi syarat utama pencairan bantuan. Selama tanah belum menjadi milik Pemprov Jabar, sekolah tidak bisa mengajukan pembangunan gedung baru dari mana pun.

Keterbatasan ruang kelas memaksa pihak sekolah berputar otak. Satu ruangan disekat menjadi beberapa bagian agar bisa difungsikan sekaligus sebagai ruang Tata Usaha, ruang tamu, hingga ruang wakil kepala sekolah.

Ratusan Siswa dan Guru Bertahan di Tengah Keterbatasan

Ratusan siswa dan guru SMAN 1 Telukjambe Barat masih menjalani aktivitas belajar mengajar dengan fasilitas seadanya. Ruang kelas dan fasilitas pendukung yang minim membuat kegiatan administrasi tetap dipaksakan berjalan.

Kondisi ini berlangsung setiap tahun selama negosiasi harga tanah belum menemui titik temu. Pihak sekolah tidak punya pilihan selain menunggu kepastian dari pemerintah provinsi.

Pembebasan Lahan Alot karena Harga Dinilai Strategis

Pemprov Jawa Barat sebenarnya berniat membeli dan membebaskan lahan tersebut agar statusnya menjadi aset resmi provinsi. Namun, proses pembebasan tanah masih terjebak dalam tahap tawar-menawar harga yang sengit.

Pihak Desa Wanasari kabarnya enggan melepas tanah bengkok dengan harga murah. Lokasi SMAN 1 Telukjambe Barat dinilai sangat strategis karena menempel langsung dengan kawasan industri besar di Karawang.

Selama negosiasi harga belum mencapai kesepakatan, sekolah ini terus berada dalam posisi sulit. Pembangunan gedung baru tidak bisa dimulai, sementara biaya sewa lahan harus tetap dibayar setiap tahun dari anggaran Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: media3.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top