Ian Poulter Tinggalkan LIV Golf, Fokus ke Senior Golf dan Keluarga

Penulis: Agus Hermawan  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:35:01 WIB
Ian Poulter memastikan mundur dari LIV Golf setelah empat musim bersama Majesticks GC.

JAWA BARAT — Ian Poulter memastikan tidak akan menjadi bagian dari LIV Golf 2.0, mengakhiri keterlibatannya sejak event perdana 2022 di London. Pegolf asal Inggris itu memilih mengurangi jadwal tur internasional demi lebih banyak waktu bersama keluarga dan mengejar karier di senior golf.

Keputusan Poulter disampaikan langsung melalui pernyataan di media sosial. Ia menegaskan ingin semua pihak mendengar kabar itu dari dirinya sendiri, bukan dari rumor yang beredar di kalangan pegolf profesional.

Selama empat musim terakhir, Poulter menjabat sebagai co-captain Majesticks GC, salah satu tim yang dibentuk LIV Golf sejak liga tersebut bergulir pada 2022. Posisi itu membuatnya jadi salah satu wajah paling dikenal di balik format tim yang diusung LIV.

Alasan Poulter Tolak Bergabung dengan LIV 2.0

Dalam pernyataannya, Poulter menyebut keputusan ini sebagai hal yang berat. Ia mengaku membahasnya panjang lebar bersama keluarga dan tim sebelum memutuskan mundur dari rencana sirkuit baru tersebut.

"Needless to say, it was a tough decision and one I thought about and discussed at length with my family and team," ujar Poulter dalam pernyataan resminya.

Prioritas utama Poulter kini adalah mengurangi perjalanan internasional dan berkumpul lebih sering dengan keluarga. Ia juga menyebut keinginan fokus ke senior golf serta mengejar minat lain di luar lapangan sebagai pertimbangan utama di tahap kariernya sekarang.

"Ultimately, the opportunity to spend more time at home with my family, reduce international travel, focus on senior golf and have the opportunity to pursue other interests was something that I felt was right for me at this stage of my life and career," lanjutnya.

Eksodus Pegolf Senior dari LIV Golf

Poulter bukan nama pertama yang angkat kaki dari LIV Golf. Sebelumnya, Jon Rahm dikabarkan mengakhiri keterlibatannya karena tidak sepakat dengan syarat yang disebutnya tidak bisa diterima.

Ketidakpastian soal siapa saja pegolf yang akan tampil di versi baru LIV Golf memang makin terasa. Sejumlah nama besar yang jadi fondasi liga sejak awal kini satu per satu mengambil sikap berbeda.

Bagi Poulter, empat musim bersama Majesticks GC menjadi penutup babak panjang kariernya di sirkuit yang kontroversial itu. Ia bergabung sejak event pembuka di London dan menjadi salah satu pegolf Eropa paling senior yang memilih jalur LIV Golf.

Jejak Ryder Cup dan Langkah Berikutnya

Nama Poulter lekat dengan Ryder Cup, di mana ia dikenal sebagai salah satu pegolf paling bersemangat saat membela tim Eropa. Reputasinya di ajang beregu itu membuat kepindahannya ke LIV Golf sempat menuai sorotan tajam dari pengamat golf tradisional.

Dengan mundurnya Poulter, LIV Golf kehilangan satu lagi figur veteran yang selama ini membantu membangun identitas liga. Belum ada keterangan resmi soal siapa yang akan mengisi posisi co-captain Majesticks GC untuk musim mendatang.

Poulter sendiri belum merinci turnamen senior mana yang akan ia ikuti. Ia hanya menegaskan bahwa keputusan ini membuka jalan bagi "babak berikutnya" dalam kariernya, dengan keluarga sebagai pertimbangan utama.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: skysports.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top