BOGOR — Sebanyak 18.000 ekor ayam broiler mati terbakar setelah kandang dua lantai milik warga di Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ludes dilalap si jago merah. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi pada Rabu (4/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Menurut Yudi, kobaran api pertama kali diketahui oleh warga setempat. Saat ditemukan, api sudah membesar dan menjalar dengan cepat dari bagian pintu masuk kandang.
“Api yang sudah membesar di bagian pintu masuk kandang yang terbuat dari bahan bambu ditutupi oleh terpal plastik,” ujar Yudi dalam keterangannya, Kamis (5/6/2026).
Material bangunan kandang yang sebagian besar terbuat dari bambu dan kayu membuat api dengan cepat merambat ke seluruh struktur. Kandang tersebut memiliki ukuran panjang 80 meter dan lebar 7,5 meter yang terdiri dari dua lantai.
Dengan luas bangunan yang mencapai 600 meter persegi itu, seluruh area kandang beserta 18.000 ekor ayam broiler yang siap panen tidak dapat diselamatkan. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berupaya melakukan pendinginan agar api tidak merembet ke permukiman warga di sekitar.
Akibat kejadian ini, pemilik kandang diperkirakan mengalami kerugian material hingga Rp 300 juta. Jumlah tersebut meliputi nilai bangunan kandang dan ribuan ekor ayam yang menjadi sumber penghidupan utama pemilik.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ekonomi bagi peternak dinilai cukup besar mengingat ayam broiler yang terbakar berada dalam usia siap panen.