Mancing Mania JHB dan Semprul di Antapani Bandung, Panglima Semprul Titip Doa Jelang Umrah

Penulis: Candra Setiabudi  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:14:01 WIB
Susilo Nandang Bagio meminta doa restu dari para jurnalis untuk rencana keberangkatan umrahnya di tengah kegiatan Mancing Mania JHB dan Semprul di Antapani, Bandung.

BANDUNG — Rencana keberangkatan Susilo Nandang Bagio ke Tanah Suci menjadi perhatian dalam suasana santai Mancing Mania JHB dan Semprul di kawasan Antapani, Kota Bandung, Sabtu (22/8/2026). Di tengah guyub para peserta, Panglima Semprul itu secara khusus meminta doa restu dari para jurnalis yang hadir.

“Saya juga mohon doa dari rekan-rekan JHB untuk rencana keberangkatan umrah saya. Semoga semuanya dilancarkan, baik keberangkatan maupun seluruh rangkaiannya,” ujar Susilo.

Baginya, pertemuan seperti ini bukan sekadar ajang memancing. Kesibukan masing-masing sering kali membuat komunikasi tidak mudah dilakukan, sehingga kegiatan sederhana menjadi ruang untuk kembali bertemu dan menjaga hubungan baik.

Silaturahmi Jadi Inti Mancing Mania, Bukan Sekadar Dapat Ikan

Ketua JHB, Suyono, menyebut kegiatan tersebut sengaja mengambil momentum peringatan kemerdekaan. Menurutnya, memaknai kemerdekaan tidak harus selalu lewat seremoni formal, tetapi juga bisa melalui kebersamaan dan persaudaraan.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul mancing bersama Semprul dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. Kemerdekaan bukan hanya kita rayakan dengan upacara, tetapi juga dengan kegiatan positif seperti ini,” ucap Suyono.

Suasana di kolam pemancingan terasa cair. Para peserta duduk di tepi kolam sambil bercanda dan berbincang, tanpa ada jarak formal. Interaksi yang terjalin justru membuat hubungan antaranggota komunitas semakin dekat.

Harapan untuk Keberangkatan Umrah Panglima Semprul

Doa tidak hanya datang dari Susilo. Suyono juga menyampaikan harapannya agar Panglima Semprul mendapat kesehatan dan keselamatan selama perjalanan ibadah. Ia mendoakan seluruh rangkaian umrah dapat dilaksanakan dengan mudah dan lancar.

“Sambil mancing, sambil guyub, sambil mempererat tali silaturahmi antara Jurnalis Hukum Bandung dan bikers Semprul. Semoga kegiatan ini mempererat tali silaturahmi antara jurnalis dan komunitas motor Semprul,” tuturnya.

Pesan Kemerdekaan dari Tepi Kolam

Suyono mengajak seluruh peserta menikmati kegiatan ini dengan semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa memancing tidak harus diukur dari jumlah ikan yang didapat, melainkan proses menunggu bersama dan obrolan santai yang terbangun.

“Mari kita gacorkan mancing bersama ini. Bukan hanya dapat ikannya, tapi dapat kebersamaannya. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Merdeka!” ungkapnya.

Pertemuan ini mempertemukan dua kelompok dengan aktivitas berbeda. Di satu sisi ada insan pers dengan kesibukan jurnalistiknya, di sisi lain ada komunitas motor Semprul. Lewat cara sederhana, keduanya saling mengenal dan memperkuat hubungan yang diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: jabarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top