KUNINGAN — Penemuan jasad DP bermula dari kecurigaan warga yang tengah mencari pakan untuk memancing ikan di sekitar Blok Batuluhur. Sepeda motor Yamaha Lexi berwarna merah bernomor polisi E 5214 HM yang terparkir sendirian di pinggir jalan memantik rasa penasaran mereka.
Warga lantas memeriksa area hutan di sekitar lokasi dan mendapati seorang pria tergeletak tak bernyawa. Temuan itu langsung dilaporkan ke Pemdes Padabeunghar, lalu diteruskan ke Polsek Pasawahan.
Unit Reserse Kriminal Polsek Pasawahan bersama personel piket siaga Polres Kuningan mendatangi lokasi untuk penanganan awal. Dari pemeriksaan sementara, petugas menemukan luka di bagian kepala korban.
Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz menyebut korban warga Klangenan, Kabupaten Cirebon, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD 45 Kuningan untuk diperiksa lebih lanjut, termasuk autopsi guna mengungkap penyebab kematian.
Hingga kini kepolisian belum memastikan apakah kematian DP berkaitan dengan tindak pidana. Abdul Aziz mengatakan pihaknya akan menyampaikan perkembangan penyelidikan secara resmi.
"Ada (progres penyelidikan), nanti siang kita umumkan," ucapnya, Selasa (20/10/2026) pagi.
Sejumlah pertanyaan masih terbuka, mulai dari kronologi sebelum korban ditemukan, kondisi motornya, hingga hasil autopsi. Polisi juga belum merinci berapa lama jasad DP berada di lokasi sebelum ditemukan warga.
Kawasan TNGC Blok Batuluhur berada di jalur hutan yang cukup sepi, terutama saat sore hingga malam. Warga sekitar diminta melapor ke aparat desa atau polisi bila menemukan hal mencurigakan di area tersebut.
Pihak Pemdes Padabeunghar dan Polsek Pasawahan belum memberikan keterangan tambahan soal hasil olah tempat kejadian perkara. Penyebab kematian DP akan dipastikan setelah tim medis merampungkan pemeriksaan di RSUD 45 Kuningan.