Kepala MAN 1 Subang Buka Audit Kinerja Itjen Kemenag, Janji Perbaiki Tata Kelola Anggaran

Penulis: Candra Setiabudi  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:02:02 WIB
Kepala MAN 1 Subang Neneng Arwinie membuka pelaksanaan audit kinerja Inspektorat Jenderal Kemenag.

SUBANG — Audit kinerja yang berlangsung di lingkungan MAN 1 Subang bukan sekadar pemeriksaan administratif. Neneng Arwinie menempatkan proses tersebut sebagai sarana pembinaan dan refleksi bagi jajaran madrasah untuk memperbaiki pengelolaan secara berkelanjutan.

Ruang lingkup pemeriksaan mencakup tiga area utama: perencanaan program, penggunaan anggaran, serta pertanggungjawaban kinerja. Ketiganya menjadi titik yang dinilai paling menentukan kualitas layanan pendidikan di madrasah negeri.

Apa Saja yang Diperiksa Itjen Kemenag di MAN 1 Subang

Tim auditor Inspektorat Jenderal Kemenag memeriksa dokumen perencanaan program yang disusun madrasah untuk tahun anggaran berjalan. Penelusuran berlanjut ke realisasi belanja dan kesesuaiannya dengan rencana yang sudah ditetapkan.

Aspek pertanggungjawaban kinerja menjadi bagian terakhir yang ditelaah. Di sini, auditor mencocokkan capaian program dengan laporan yang diserahkan pihak madrasah.

Neneng menegaskan pihaknya tidak memandang audit sebagai beban. Menurut dia, temuan auditor justru menjadi bahan perbaikan yang konkret.

Respons Kepala Madrasah: Audit sebagai Sarana Pembinaan

Neneng menyampaikan sikap terbuka terhadap seluruh proses pemeriksaan. Ia menempatkan audit sebagai bagian dari penguatan tata kelola, bukan sekadar formalitas tahunan.

"Alhamdulillah, kami menyambut baik pelaksanaan Audit Kinerja oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola madrasah yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan," ujar Neneng.

Pernyataan itu disampaikan di sela pelaksanaan audit di MAN 1 Subang. Ia menyebut transparansi dan akuntabilitas sebagai dua prinsip yang terus diperkuat jajarannya.

Mengapa Audit Kinerja Penting bagi Madrasah Negeri

Madrasah negeri mengelola anggaran publik yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Agama. Pengawasan internal menjadi instrumen utama untuk memastikan dana tersebut dipakai sesuai peruntukan.

Audit kinerja berbeda dari audit keuangan biasa. Fokusnya bukan hanya kesesuaian dokumen, tetapi juga sejauh mana program berjalan efektif dan memberi dampak pada mutu layanan.

Bagi MAN 1 Subang, hasil audit akan menjadi dasar penyusunan rencana perbaikan pada siklus anggaran berikutnya. Neneng menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti rekomendasi auditor secara bertahap.

Langkah Setelah Audit

Tahap berikutnya adalah penyusunan matriks tindak lanjut atas temuan yang dicatat tim auditor. Pihak madrasah akan memetakan mana rekomendasi yang bisa diselesaikan dalam jangka pendek dan mana yang butuh penyesuaian kebijakan internal.

Neneng menargetkan perbaikan tata kelola berjalan berkelanjutan, tidak berhenti pada satu periode audit. Perencanaan program, penggunaan anggaran, dan pertanggungjawaban kinerja akan dievaluasi secara berkala di internal madrasah.

Hasil lengkap audit kinerja belum diumumkan dalam pemberitaan ini. Publikasi temuan dan rekomendasi biasanya diserahkan ke pihak madrasah untuk ditindaklanjuti lebih dulu sebelum disampaikan ke publik.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: tintahijau.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top