JAWA BARAT — Laga uji coba bertajuk Dewata Challenge Series ini menjadi ajang pramusim bagi Bali United untuk mengukur kesiapan skuad menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027. Meski kalah, pelatih Johnny Jansen justru melihat laga ini sebagai laboratorium yang berharga untuk mengevaluasi berbagai aspek permainan timnya.
Sabah FC membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-18 melalui Jung Bin Park. Tertinggal satu gol, tim tuan rumah langsung bereaksi cepat. Hanya berselang lima menit, Rahmat Arjuna berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-23.
Namun, jelang turun minum, pertahanan Bali United kembali jebol. Gonzalo Di Renzo mencetak gol kedua untuk tim asal Malaysia tersebut di penghujung babak pertama, sekaligus mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Sabah FC.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Bali United meningkat tajam. Skuad asuhan Johnny Jansen terus menekan pertahanan Sabah FC untuk mengejar ketertinggalan. Namun, berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 untuk kemenangan Sabah FC tetap bertahan. Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi lini depan Bali United yang dinilai kurang efektif dalam memanfaatkan peluang.
Di mata Johnny Jansen, kekalahan ini bukan sebuah kegagalan besar. Ia justru menekankan pentingnya proses pembelajaran yang didapat timnya dari pertandingan pramusim ini. Pelatih asal Belanda itu menyoroti beberapa aspek yang perlu ditingkatkan.
"Hal pertama yang perlu dipahami bahwa ini pre season dan kami belajar dari pertandingan ini. Pertandingan ini juga banyak hal yang bisa dipelajari dalam hal membangun serangan, membentuk pertahanan, melakukan organisasi dalam tim dan menjalankan taktikal dengan bola. Intinya kami belajar untuk terus bertumbuh menjadi lebih baik," ujar Johnny.
Bali United tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan ini. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu dijadwalkan kembali berlaga di Dewata Challenge Series 2026 dengan menghadapi Persib Bandung pada Selasa (18/8). Laga kontra tim kuat asal Jawa Barat ini akan menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur sejauh mana progres permainan Bali United setelah melakukan evaluasi.