Pelindo dan DP World Groundbreaking SMP di Belawan, Beri Akses Pendidikan Anak Pelabuhan

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37:01 WIB
Pelindo bersama DP World Foundation dan Pemkot Medan memulai pembangunan SMP bertema "Classrooms of Hope" di Belawan.

JAWA BARAT — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama DP World Foundation dan Pemerintah Kota Medan memulai pembangunan Sekolah Menengah Pertama di kawasan Belawan bertema "Classrooms of Hope" pada Kamis (15/10). Proyek ini menjadi wujud kolaborasi dunia usaha dan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di sekitar pelabuhan. Fasilitas baru ini diharapkan membuka jalan bagi anak Belawan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Peletakan batu pertama pembangunan SMP di Belawan dihadiri sejumlah pejabat penting. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung, didampingi Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia H.E. Abdulla Salem AlDhaheri. Turut hadir Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting, dan Presiden Direktur PT Belawan New Container Terminal (BNCT) Suffian Bin Abdul Manaf.

Pembagian Peran dalam Proyek Sekolah Belawan

Sinergi tiga pihak ini berjalan dengan pembagian tugas yang saling melengkapi. DP World Foundation masuk melalui BNCT sebagai mitra pengembang kawasan pelabuhan. Pelindo Regional 1 Belawan menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan sekolah. Pemkot Medan mengambil peran dalam mendukung pembangunan pendidikan di wilayah tersebut.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa penyediaan lahan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap peningkatan akses pendidikan masyarakat sekitar pelabuhan.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini. Melalui penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah, Pelindo Regional 1 Belawan berharap dapat turut membuka kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di sekitar pelabuhan. Kami ingin kehadiran Pelindo tidak hanya dirasakan melalui aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga melalui manfaat yang dapat dirasakan masyarakat," ujar Yusrizal.

Harapan Pelindo untuk Anak-Anak Belawan

Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting menyebut pendidikan sebagai salah satu jalan bagi anak-anak Belawan untuk meningkatkan pengetahuan dan membuka peluang hidup lebih baik. Menurutnya, kehadiran fasilitas pendidikan yang mudah diakses menjadi bagian penting dalam membantu anak-anak mewujudkan cita-citanya.

"Kami berharap kehadiran sekolah ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Belawan, khususnya di sekitar pelabuhan. Pendidikan menjadi salah satu jalan bagi anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta membuka peluang kehidupan yang lebih baik bagi diri mereka dan keluarganya," kata Hendri.

Perhatian Pelindo terhadap pendidikan di kawasan ini bukan kali pertama. Program Pelindo Mengajar baru saja digelar pada 13 Oktober 2026, beberapa hari sebelum peletakan batu pertama SMP tersebut.

Dampak bagi Warga Sekitar Pelabuhan

Bagi warga Belawan, pembangunan SMP ini menambah pilihan sekolah menengah di kawasan yang selama ini lekat dengan aktivitas kepelabuhanan. Anak-anak nelayan dan pekerja pelabuhan menjadi kelompok yang paling langsung merasakan manfaatnya. Jarak sekolah yang lebih dekat mengurangi beban biaya dan waktu perjalanan keluarga.

Kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa pengembangan kawasan pelabuhan bisa berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan pelat merah di sektor logistik.

Kehadiran SMP bertema "Classrooms of Hope" melengkapi rangkaian program pendidikan yang telah dijalankan Pelindo di Belawan. Jika berjalan sesuai rencana, sekolah ini akan menjadi fasilitas permanen yang menampung anak-anak sekitar pelabuhan pada tahun-tahun mendatang.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: analisadaily.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top