Sekda Jabar Herman Suryatman Dorong Pemuda Sunda Berdaya di Pendidikan dan Ekonomi Lewat Simposium di Unpad

Penulis: Agus Hermawan  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:31:32 WIB
Sekda Jabar Herman Suryatman menyampaikan sambutan dalam simposium kepemudaan Sunda di Unpad, Bandung.

BANDUNG — Herman menekankan bahwa pemuda Sunda perlu menjaga identitas dan nilai-nilai budaya sekaligus berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat. Menurutnya, eksistensi generasi muda menjadi kunci dalam menjawab tantangan masa depan, khususnya di sektor pendidikan dan ekonomi.

Simposium bertema "Ngarumat Tatar Sunda, Ngarancang Masa Depan" itu mempertemukan pemerintah daerah dengan elemen kepemudaan Sunda. Forum ini menjadi ruang dialog soal bagaimana generasi muda mengambil peran dalam pembangunan Jawa Barat.

Jabar Istimewa Bukan Hadiah Turun dari Langit

Herman menegaskan cita-cita mewujudkan Jawa Barat yang istimewa tidak bisa dicapai secara instan. Dibutuhkan perjuangan panjang yang melibatkan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.

"Kemajuan Jawa Barat membutuhkan perjuangan, pengorbanan, kerja keras, dan komitmen bersama dari pemerintah, dan tentu saja ada peran pemuda, serta seluruh elemen masyarakat," ucap Herman.

Ia berharap pemuda Sunda mengisi masa mudanya dengan kegiatan yang menghadirkan kemaslahatan. Bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi kerja nyata yang berdampak bagi warga sekitar.

"Jawa Barat istimewa itu bukan turun dari langit. Harus diperjuangkan dan di dalamnya ada pengorbanan," ujarnya.

Sinergi Pemprov Jabar dengan DAMAS dan Komponen Masyarakat

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyatakan kesiapan membangun sinergi dengan DAMAS dan berbagai komponen masyarakat. Kolaborasi itu diarahkan untuk mendorong pembangunan daerah secara lebih luas.

Lewat kerja sama tersebut, peran pemuda diharapkan menguat sebagai mitra strategis pemerintah. Targetnya, Jawa Barat bergerak lebih maju dan sejahtera dengan dukungan generasi muda.

Herman juga mendorong generasi muda Sunda melanjutkan nilai-nilai luhur warisan leluhur. Nilai itu perlu dikembangkan sesuai tantangan zaman, bukan sekadar dirawat sebagai simbol.

Pemuda Diminta Ambil Bagian di Pendidikan dan Ekonomi

Dua sektor yang paling disorot dalam forum ini adalah pendidikan dan ekonomi. Herman menilai keduanya menjadi jalan bagi pemuda Sunda untuk berdaya dan mandiri.

Kapasitas dan kontribusi nyata menjadi ukuran keberhasilan generasi muda dalam merancang masa depan daerah. Pemerintah provinsi menyatakan akan memfasilitasi ruang kolaborasi itu.

"Dengan semangat, kapasitas, dan kontribusi yang nyata, pemuda Sunda diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam merancang masa depan Jawa Barat yang lebih baik," tandasnya.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: cianjurekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top