SUKABUMI — Kobaran api melalap sebagian muatan truk yang mengangkut ribuan dus berisi hanger di Jalan Raya Cibadak–Parungkuda, tepatnya di tanjakan Pamuruyan, Selasa (9/6/2026) siang. Peristiwa ini bermula saat warga melihat percikan api dari atas tumpukan muatan dan berteriak memberi tahu sopir. Sopir pun segera menepikan kendaraan, namun api dengan cepat membesar.
Warga Turun Tangan Padamkan Api Pakai Ember
Singgih (32), salah seorang saksi mata, mengatakan saat melintas di lokasi, proses evakuasi sudah berlangsung. "Saya tahunya pas lewat, api sudah muncul. Saat itu muatan yang terbakar sedang diturunkan dan dievakuasi oleh sopir, kenek, sama warga," ujarnya.
Warga sekitar bahu-membahu memadamkan api menggunakan ember dan alat seadanya. "Waktu mobil berhenti, apinya sudah cukup besar. Warga langsung bantu padamkan supaya tidak merambat ke seluruh mobil," kata Singgih. Berkat kesigapan mereka, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum melalap seluruh kendaraan.
Arus Lalu Lintas Sempat Macet Setengah Jam
Proses pemadaman dan evakuasi material yang terbakar membuat setengah badan jalan di tanjakan Pamuruyan ditutup sementara. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah tersendat hingga macet. "Terganggu sebentar, jadi sempat macet," pungkas Singgih. Setelah api padam dan sisa muatan dibersihkan, arus kendaraan kembali normal.
Muatan yang terbakar diduga merupakan perlengkapan garmen. "Itu muatannya seperti gantungan-gantungan buat baju. Mungkin untuk garmen, saya kurang tahu pastinya," tambahnya.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya percikan api dari atas muatan tersebut. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun dinas perhubungan setempat mengenai total kerugian material. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.