JAWA BARAT — Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi acara, kompleks IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, sekitar pukul 13.45 WIB. Ia langsung disambut oleh jajaran petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mulai dari Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, hingga Sekretaris Jenderal PBNU yang juga Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Ratusan warga NU yang telah memadati area pesantren turut menyambut kedatangan kepala negara dengan antusias.
Barisan Menteri dan Pimpinan Lembaga Negara Turut Hadir
Kedatangan Presiden Prabowo tidak sendirian. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih tampak dalam barisan tamu undangan. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terlihat hadir. Ketua MPR RI Ahmad Muzani serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga berada di lokasi. Unsur pimpinan TNI dan Polri diwakili oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sebelum menuju Bangkalan, Presiden Prabowo meresmikan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah tapal kuda Madura. Untuk acara di Bangkalan, Presiden tampil dengan baju safari cokelat muda dan peci hitam khasnya.
Jadwal Muktamar dan Kriteria Pemilihan Lokasi
Munas-Konbes NU 2026 yang digelar sejak Senin (22/6/2026) ini menjadi panggung utama pembahasan persiapan Muktamar NU ke-34. Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes NU 2026, M Nuh, mengonfirmasi bahwa muktamar dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026. "Munas dan Konbes ini satu rangkaian dengan Muktamar yang insya Allah akan dilaksanakan 1–5 Agustus 2026," ujar M Nuh di Kediri, Senin (22/6/2026).
Empat provinsi masuk dalam daftar calon tuan rumah: Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Barat. M Nuh menjelaskan, keputusan akhir lokasi akan melalui proses peninjauan ketat. Tim penilai akan mengkaji kelayakan sarana prasarana, aspek keamanan, finansial, hingga faktor spiritual. "Dengan metode yang sama, maka nanti muktamar juga akan diumumkan," katanya.
Tema besar muktamar tahun depan dipastikan tetap sama, yakni menjaga marwah NU dan memperkuat khidmat untuk kemaslahatan bangsa. Keputusan lokasi final diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat setelah seluruh proses verifikasi lapangan rampung.