Pencarian

Dokter Telemedisin di AS Gunakan Mouse Gaming Razer Naga untuk Otomatisasi

Minggu, 21 Juni 2026 • 23:02:31 WIB
Dokter Telemedisin di AS Gunakan Mouse Gaming Razer Naga untuk Otomatisasi
Dr. James Ries menggunakan mouse gaming Razer Naga untuk mempercepat penulisan resep dalam praktik telemedisin.

Kelelahan dokter atau decision fatigue menjadi masalah kronis dalam praktik telemedisin. Dr. James Ries menemukan cara tak biasa untuk mengatasinya: mengubah tombol makro mouse gaming menjadi pintasan klinis. Dalam wawancara dengan layanan otomatisasi teks TextExpander, ia membeberkan bagaimana Razer Naga V2 Pro membantunya tetap konsisten dalam menulis resep dan instruksi pulang, bahkan setelah delapan jam berturut-turut menangani pasien.

Dari Tombol Game ke Pintasan Resep: Cara Kerja Sistem Dr. Ries

Alih-alih mengetik panjang lebar, Dr. Ries membuat "master Snippet"—potongan teks pendek yang memicu serangkaian perintah. Misalnya, kode ";sinus" akan langsung memunculkan templat penanganan sinusitis lengkap dengan opsi checkbox untuk menulis resep, menambahkan instruksi, atau mengajukan pertanyaan lanjutan.

Masalahnya, menghafal puluhan kode teks tetap merepotkan. Di sinilah Razer Naga V2 Pro berperan. Dr. Ries memetakan setiap kode ke tombol jempol yang bisa diklik tanpa mengangkat tangan dari mouse. Satu tombol untuk membuka templat sinus, tombol lain untuk menyisipkan paragraf pengantar, dan tombol lainnya lagi untuk tanda tangan digital.

Selisih Detik yang Berakumulasi: Mengapa Ini Lebih dari Sekadar Gimmick

TextExpander mencatat bahwa instruksi pulang yang ditulis dokter pukul 08.00 pagi seringkali berbeda kualitasnya dengan yang ditulis pukul 16.00—setelah delapan jam kerja tanpa jeda. "Keputusan buruk diambil bukan karena dokter tidak kompeten, tapi karena lelah," tulis TextExpander dalam laporannya.

Dr. Ries mengklaim sistem ini mengurangi beban kognitif secara signifikan. Dengan mouse makro, ia tidak perlu lagi mengingat kode teks atau beralih antara keyboard dan mouse. Setiap respons medis yang relevan sudah siap di ujung jempol. Meski setiap pintasan hanya menghemat beberapa detik, akumulasi penghematan waktu dalam satu hari kerja bisa mencapai puluhan menit—waktu yang bisa dialokasikan kembali untuk interaksi dengan pasien.

Bukan Hanya untuk Gamer: Alternatif Stream Deck dan Mouse Lain

Dr. Ries menegaskan bahwa solusi ini tidak terbatas pada Razer Naga. Ia menyebut perangkat makro seperti Stream Deck Neo juga bisa digunakan untuk fungsi serupa. Namun, ia tetap memilih mouse gaming karena desainnya yang ergonomis: semua tombol dapat diakses tanpa melepas genggaman tangan dari perangkat.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana perangkat keras konsumen—yang dirancang untuk hiburan—dapat diadaptasi untuk meningkatkan efisiensi di sektor kesehatan. Di Indonesia, di mana layanan telemedisin seperti Halodoc dan Alodokter terus tumbuh, konsep serupa berpotensi diadopsi untuk mengurangi beban administratif dokter yang melayani puluhan pasien per hari.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks