Pencarian

Data ODGJ Berat di Kota Cimahi Terverifikasi Ulang, Turun Drastis dari 3.930 Menjadi 908 Orang

Kamis, 25 Juni 2026 • 17:18:01 WIB
Data ODGJ Berat di Kota Cimahi Terverifikasi Ulang, Turun Drastis dari 3.930 Menjadi 908 Orang
Data ODGJ berat di Kota Cimahi turun drastis dari 3.930 menjadi 908 orang setelah verifikasi ulang.

CIMAHI — Kota Cimahi resmi keluar dari daftar 10 daerah dengan jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terbanyak di Jawa Barat. Kepastian itu diperoleh setelah Dinas Kesehatan setempat melakukan verifikasi ulang data yang sempat dirilis oleh Jabarstats tahun 2025.

Dalam catatan lama, Cimahi disebut berada di urutan kedua dengan angka mencapai 3.930 orang. Namun, setelah dilakukan pencocokan melalui Sistem Informasi Kesehatan Jiwa (Simkeswa), angka sesungguhnya hanya 908 orang.

Data By Name By Address Jadi Acuan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menegaskan bahwa angka 908 orang tersebut merupakan data ODGJ berat yang terverifikasi secara ketat. Sistem pencatatan menggunakan metode by name by address, sehingga hanya mencakup penderita yang memiliki identitas dan alamat jelas.

"Begitu ada data yang beredar, kami langsung mencocokkannya dengan catatan kami. Hasilnya, jumlah ODGJ berat yang terdata jelas hanya 908 orang," jelas Mulyati, Rabu (24/6/2026).

Pasien Tanpa Data Diri Tidak Termasuk

Mulyati menambahkan, angka tersebut belum termasuk warga yang berkeliaran di jalan tanpa data diri dan alamat pasti. Seluruh 908 orang yang tercatat sudah dipantau dan mendapatkan layanan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui 13 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cimahi.

"Jadi, belum termasuk mereka yang terlihat di jalanan tanpa data diri dan alamat pasti. Seluruh 908 orang ini sudah tercatat dan dipantau pelayanannya melalui 13 unit Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cimahi," tegasnya.

Posisi Daerah dengan Kasus ODGJ Terbanyak di Jabar

Dengan data terbaru ini, posisi daerah dengan kasus ODGJ terbanyak di Jawa Barat kini diduduki Kabupaten Bogor dengan 7.321 orang. Menyusul Kabupaten Sukabumi dengan 3.930 orang, dan Kota Bandung dengan 3.571 orang.

Semua pasien dalam daftar tersebut dikategorikan sebagai ODGJ berat. Mereka menerima penanganan medis secara berkala agar kondisi kesehatannya terus terpantau sesuai standar yang berlaku.

Bagikan
Sumber: harapanrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks