BOGOR — Sebanyak 600 anak yatim dari berbagai kelurahan di Kota Bogor mendapat kesempatan berlibur ke Pantai Anyer, Banten, pada Sabtu (12/7) pekan lalu. Kegiatan ini digelar oleh anggota DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan anak yatim.
Liburan Gratis untuk Anak Yatim dari Seluruh Kecamatan
Anak-anak yang diundang berasal dari enam kecamatan di Kota Bogor. Mereka dijemput dari titik kumpul masing-masing dan diangkut menggunakan beberapa bus wisata menuju Anyer. Setibanya di lokasi, mereka diajak bermain di tepi pantai, menikmati ombak, dan mengikuti berbagai permainan edukatif yang telah disiapkan panitia.
Heri Cahyono mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar liburan, melainkan bentuk nyata perhatian terhadap anak yatim. “Mereka juga berhak merasakan kebahagiaan dan keceriaan seperti anak-anak pada umumnya. Ini adalah momen 10 Muharram yang kami isi dengan hal positif,” ujarnya.
Momen 10 Muharram Jadi Ajang Berbagi
Peringatan 10 Muharram atau Hari Asyura memang identik dengan tradisi menyantuni anak yatim di Indonesia. Banyak tokoh masyarakat, politisi, dan organisasi sosial memanfaatkan momentum ini untuk menggelar acara santunan atau rekreasi. Heri memilih pendekatan berbeda dengan mengajak anak-anak berlibur langsung, bukan sekadar memberi amplop di tempat.
Menurut Heri, interaksi langsung dengan alam dan lingkungan baru bisa memberikan pengalaman yang lebih membekas bagi anak-anak. “Kami ingin mereka pulang dengan senyum dan cerita baru. Bukan hanya uang, tapi kenangan,” tambah politisi dari Partai Golkar itu.
Antusiasme Anak Yatim dan Orang Tua Sangat Tinggi
Para orang tua yang mengantar anak-anaknya ke titik kumpul mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Seorang warga Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, bernama Siti (40), mengatakan bahwa anaknya sudah seminggu tidak sabar menunggu hari liburan itu. “Dia bangun pagi-pagi, sudah siap bawa baju ganti. Senang sekali katanya bisa lihat laut,” ucap Siti.
Kegiatan ini didukung oleh beberapa relawan dan tim medis yang ikut mendampingi selama perjalanan. Panitia juga menyediakan konsumsi dan perlengkapan keselamatan seperti pelampung anak saat bermain di pinggir pantai. Heri berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda tahunan dan menjangkau lebih banyak anak yatim di Kota Bogor ke depannya.
Apa yang Mendasari Anggota DPRD Ini Mengajak Anak Yatim Liburan?
Heri mengaku terinspirasi dari tradisi lokal di kampung halamannya yang selalu memuliakan anak yatim pada 10 Muharram. Ia ingin tradisi itu tidak hanya berhenti pada pemberian santunan, tetapi juga pengalaman yang membangun kepercayaan diri anak. “Anak yatim seringkali minder karena keadaan. Dengan diajak keluar, mereka lihat dunia lebih luas,” katanya.
Berapa Banyak Anak Yatim yang Diajak dan dari Mana Saja Mereka?
Total 600 anak yatim yang ikut serta dalam kegiatan ini berasal dari enam kecamatan di Kota Bogor, yaitu Bogor Barat, Bogor Timur, Bogor Selatan, Bogor Utara, Tanah Sareal, dan Kecamatan Bogor Tengah. Setiap kecamatan mengirimkan sekitar 100 anak yang sudah didata sebelumnya oleh pihak kelurahan dan pengurus masjid setempat.
Apakah Kegiatan Ini Akan Diadakan Lagi Tahun Depan?
Heri Cahyono menyatakan komitmennya untuk mengulang kegiatan ini setiap tahun. Ia berencana menambah jumlah peserta dan memperluas lokasi wisata agar anak-anak mendapat variasi pengalaman. “Insyaallah tahun depan kita usahakan lebih besar lagi. Doakan saja lancar,” pungkasnya.