Pencarian

482 Peserta dari 4 Provinsi Ikuti Gladhen Ageng Jemparingan 2026 di Klaten, Kontingen Jawa Barat Turut Serta

Minggu, 26 Juli 2026 • 18:38:31 WIB
482 Peserta dari 4 Provinsi Ikuti Gladhen Ageng Jemparingan 2026 di Klaten, Kontingen Jawa Barat Turut Serta
peserta dari empat provinsi mengikuti Gladhen Ageng Jemparingan 2026 di Klaten, dengan kontingen Jawa Barat turut serta. Kontingen Jawa Barat mengirimkan puluhan atlet panahan tradisional dalam ajang tersebut. Peserta dari berbagai kalangan usia bersaing

KLATEN — Dari total peserta, kontingen Jawa Barat menjadi salah satu yang paling menonjol dengan mengirimkan puluhan atlet panahan tradisional. Mereka bersaing dalam laga membidik sasaran menggunakan busur dan anak panah kayu khas Mataram.

Mengapa Gladhen Ageng Jemparingan Digelar Setiap Tahun?

Gladhen Ageng Jemparingan bukan sekadar perlombaan. Menurut panitia, acara tahunan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus transmisi pengetahuan memanah gaya Mataram ke generasi muda. Peserta tidak hanya diuji akurasi, tetapi juga pemahaman tata krama dan filosofi di balik setiap gerakan.

"Harapannya, anak-anak muda dari berbagai daerah bisa ikut serta dan nantinya melatih di komunitas masing-masing," ujar salah satu pengurus acara yang enggan disebut namanya.

Peserta dari Jawa Barat: Semangat Melestarikan Warisan Leluhur

Kontingen Jawa Barat datang dari beberapa kabupaten/kota yang memiliki perkumpulan panahan tradisional, seperti Bandung, Garut, dan Ciamis. Mereka bergabung dengan 482 peserta lain yang terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai remaja hingga lansia.

Salah satu peserta asal Jawa Barat, Andi, mengaku baru pertama kali mengikuti Gladhen Ageng. "Saya ikut latihan di komunitas di Bandung. Ini pengalaman luar biasa bisa bertemu langsung dengan pembuat busur dari Klaten yang masih pakai teknik turun-temurun," katanya.

Olahraga Tradisional yang Kembali Naik Daun

Panahan tradisional bergaya Mataram sempat tergerus oleh olahraga modern. Namun, dalam lima tahun terakhir, jumlah komunitas di luar DIY dan Jawa Tengah meningkat. Data panitia mencatat, peserta dari luar Jawa Tengah tahun ini naik 15 persen dibanding edisi 2025.

Gladhen Ageng Jemparingan 2026 diadakan di Lapangan Desa Jatinom dengan cuaca cerah. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kategori jarak bidik, mulai 20 meter hingga 40 meter, menggunakan standar ukuran lapangan tradisional.

Acara berlangsung meriah tanpa insiden. Pemenang akan diumumkan pada malam hari setelah semua babak penyisihan rampung. Bagi kontingen Jawa Barat, ajang ini menjadi ajang ukur kemampuan sebelum berlaga di festival serupa di Yogyakarta dua bulan mendatang.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks