CIBINONG — Rencana pembangunan embarkasi haji dan umrah mandiri di Kabupaten Bogor mulai memasuki tahap persiapan lelang. Proyek senilai Rp 142 miliar yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 ini ditargetkan proses lelangnya berlangsung pada Desember 2026, sebelum konstruksi fisik dimulai awal 2027.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan penundaan pelaksanaan dari tahun anggaran berjalan ke 2027 diambil untuk menjamin proses lelang serta pengerjaan konstruksi berjalan optimal. Pasalnya, sisa waktu efektif di tahun ini hanya tersisa enam bulan.
Lokasi dan Desain Bangunan Menyerupai Zamzam Tower
Fasilitas embarkasi ini akan menempati area Masjid Raya Nurul Wathon di Pakansari, Cibinong. Gedung dirancang setinggi tujuh lantai dengan arsitektur yang menyerupai Zamzam Tower, menjadi ikon baru kawasan religi terpadu di Kabupaten Bogor.
Keberadaan embarkasi ini dinilai strategis mengingat Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan populasi menembus 5,6 juta jiwa dan memegang alokasi porsi haji terbanyak secara nasional. Selama ini, jemaah asal Bogor harus menempuh perjalanan lebih jauh menuju Asrama Haji Embarkasi Pondok Gede untuk proses pemberangkatan.
Melengkapi Kawasan Religi Masjid Raya Nurul Wathon
Pembangunan embarkasi ini akan melengkapi Masjid Raya Nurul Wathon yang sebelumnya dibangun menggunakan alokasi APBD 2025 senilai Rp 112 miliar. Kawasan religi di Pakansari tersebut saat ini telah dilengkapi fasilitas pendukung, seperti Menara Tauhid setinggi 99 meter, miniatur Ka'bah untuk sarana manasik, serta beragam ornamen keagamaan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan keberadaan embarkasi menjadi harapan besar bagi masyarakat setempat, terutama jika pemerintah pusat turut mendukung. Dengan adanya fasilitas ini, alur pemberangkatan jemaah haji dan umrah dari Kabupaten Bogor diharapkan lebih efisien dan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Jakarta.
Dukungan Pemerintah Pusat Jadi Kunci Realisasi Proyek
Meski anggaran telah disiapkan melalui APBD, dukungan pemerintah pusat dinilai menjadi faktor penting dalam merealisasikan proyek embarkasi mandiri ini. Skema pembiayaan dan regulasi teknis terkait penyelenggaraan embarkasi haji tetap mengacu pada ketentuan Kementerian Agama.
Proyek ini menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur keagamaan di Kabupaten Bogor. Dengan target lelang pada akhir tahun depan, pemkab optimistis pembangunan fisik dapat segera dimulai dan kawasan Pakansari akan menjadi pusat layanan ibadah haji dan umrah terpadu di Jawa Barat.