KUNINGAN — Tiket terakhir semifinal Bupati Cup 2026 jatuh ke tangan Kecamatan Cidahu. Kepastian itu didapat setelah mereka menumbangkan Kecamatan Lebakwangi dalam babak 8 besar yang berakhir dramatis di Stadion Mashud Wisnu Saputra, Sabtu (22/8/2026) siang.
Kedua kesebelasan bermain habis-habisan sejak menit awal. Alih-alih mencetak gol, laga justru diwarnai tensi tinggi yang berujung pada dua kartu merah, masing-masing satu untuk pemain Lebakwangi dan Cidahu.
Dua Kartu Merah Warnai Babak Kedua
Intensitas permainan meningkat drastis di babak kedua. Lebakwangi harus bermain dengan 10 pemain lebih dulu setelah salah satu penggawanya diganjar kartu merah oleh wasit.
Namun, situasi berbalik menjelang akhir laga. Giliran pemain Cidahu yang menerima kartu merah, membuat kedua tim sama-sama kehilangan satu pemain di sisa waktu pertandingan.
Dengan komposisi 10 lawan 10, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan. Skor kacamata 0-0 memaksa pemenang ditentukan melalui drama adu penalti.
Eksekutor Cidahu Sempurna, Lebakwangi Gagal di Tendangan Pertama
Lebakwangi menjadi tim pertama yang mengeksekusi tendangan penalti. Namun, langkah mereka langsung pincang setelah penendang pertama gagal menjalankan tugas, sepakannya melebar ke sisi kiri gawang.
Kesempatan itu tidak disia-siakan Cidahu. Penendang pertama mereka sukses melesakkan bola dan membawa timnya unggul lebih dulu.
Pada putaran berikutnya, para eksekutor dari kedua tim tampil lebih tenang. Penendang kedua hingga kelima Lebakwangi berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, begitu pula dengan para pemain Cidahu yang sukses menuntaskan seluruh kesempatan penalti.
Hingga akhirnya, Cidahu keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 5-4 melalui adu penalti.
Langkah Cidahu Berlanjut, Lebakwangi Pulang
Kemenangan ini memastikan perjalanan Kecamatan Cidahu berlanjut ke babak empat besar Bupati Cup 2026. Sementara itu, langkah Kecamatan Lebakwangi harus terhenti di babak 8 besar turnamen antar-kecamatan se-Kabupaten Kuningan tersebut.