JAWA BARAT — Dalam pernyataannya, Hary menekankan langkah ini bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan untuk menciptakan standar baku industri. Ia menilai perkembangan bisnis biliar di Tanah Air saat ini mulai menghadapi tantangan serius yang membutuhkan intervensi regulasi dari pemerintah pusat.
Isi Usulan: Standarisasi Bukan Pembatasan Usaha
Hary secara eksplisit meminta agar rekomendasi PB POBSI menjadi syarat mutlak pendirian rumah biliar. "Biliar itu berkembang, tapi berkembangnya itu perlu cepat. Masalahnya, mungkin bisa minta tolong sama Pak Erick, boleh tidak untuk membuka rumah biliar itu harus ada rekomendasi POBSI," ujarnya di MNC Conference Hall iNews Tower.
Ia menjelaskan rekomendasi ini diperlukan untuk memastikan setiap tempat biliar memenuhi standar yang telah ditetapkan. Dengan begitu, kualitas layanan kepada masyarakat dan pertumbuhan industri bisa berjalan sehat serta berkelanjutan.
Panggilan untuk Menpora: Mengapa Regulasi Dianggap Mendesak
Desakan ini muncul di tengah maraknya pembukaan tempat biliar baru tanpa pengawasan standar yang jelas. Menurut Hary, tanpa adanya regulasi dari Kemenpora, industri ini rawan tumbuh secara tidak terkendali dan justru merusak citra olahraga biliar itu sendiri.
Ia menilai peran aktif pemerintah pusat melalui penerbitan peraturan menteri sangat krusial. "Rekomendasi dari organisasi induk olahraga biliar nasional diperlukan untuk memastikan setiap rumah biliar memenuhi standar yang telah ditetapkan," tegas pengusaha media tersebut.
Dampak Potensial bagi Pelaku Industri dan Atlet
Jika regulasi ini jadi diterbitkan, setiap pemilik usaha rumah biliar wajib mengurus rekomendasi dari PB POBSI sebelum mendapatkan izin operasional dari pemerintah daerah. Hal ini diproyeksikan akan menyaring tempat-tempat yang tidak layak dan meningkatkan kualitas fasilitas latihan bagi atlet nasional.
Turnamen Predator - PBC Indonesian International Open 2026 yang menjadi ajang penyampaian usulan ini sendiri merupakan salah satu even internasional yang digelar untuk mengangkat pamor biliar Indonesia. Hary berharap dengan adanya standarisasi, prestasi atlet biliar tanah air bisa semakin terdongkrak.
Hingga berita ini diturunkan, Kemenpora belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan penerbitan regulasi tersebut. PB POBSI sendiri saat ini tengah menyusun draf standar teknis yang akan menjadi acuan dalam pemberian rekomendasi nantinya.