BANDUNG — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, geram dengan aksi kekerasan yang menimpa seorang perempuan di wilayahnya. Ia menyebut pelaku, Taufik Hidayat, telah melakukan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap korban yang merupakan pacarnya sendiri.
“Saya menyampaikan ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi dan bibirnya mungkin digunting sampai saya tidak tega melihat, seluruh tubuhnya melepuh dan rusak,” kata Dedi dalam unggahan video di akun pribadinya, @dedimulyadi71, pada Selasa 23 Juni 2026.
Hadiah Rp250 Juta untuk Informasi Penangkapan
Demi mempercepat proses penangkapan, Dedi membuka ruang partisipasi bagi masyarakat. Ia menjanjikan uang tunai sebesar Rp250 juta bagi warga yang berhasil menemukan Taufik Hidayat dan menyerahkannya kepada aparat atau memberikan informasi akurat soal keberadaan pelaku.
“Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap,” ucapnya.
Pelaku Sudah Masuk Daftar Buronan Polda Jabar
Dedi menyatakan keyakinannya bahwa tim dari Polda Jawa Barat mampu menangkap pelaku dalam waktu dekat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu kepolisian dalam memburu pria yang disebutnya sebagai manusia biadab itu.
“Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan, dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” ujar Dedi.
Kasus ini mencuat setelah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan dirawat di RSHS Bandung. Polisi menyatakan Taufik Hidayat telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan terus diburu. Dedi pun mengapresiasi kerja keras jajaran Polda Jabar dan meminta publik ikut mengawal proses penegakan hukum ini.