Pencarian

Sony Reboot Horizon Hunters Gathering, Mode Live-Service Diganti Co-op Tradisional

Kamis, 20 Agustus 2026 • 13:40:31 WIB
Sony Reboot Horizon Hunters Gathering, Mode Live-Service Diganti Co-op Tradisional
Guerrilla Games merombak total pengembangan Horizon Hunters Gathering dari mode live-service menjadi co-op tradisional.

JAWA BARAT — Nasib game live-service dalam semesta Horizon sedang berada di ujung tanduk. Laporan dari Bloomberg yang ditulis Jason Schreier mengungkapkan bahwa divisi PlayStation Sony telah memerintahkan Guerrilla Games untuk merombak total Horizon Hunters Gathering setelah sesi uji coba tertutup yang berlangsung pada Mei lalu menuai kritik dari para pemain.

Resepsi dingin dari komunitas gamer menjadi pemicu utama keputusan ini. Tim pengembang disebut sudah memulai proses reboot sejak Juni, jauh sebelum kabar ini bocor ke publik. Alih-alih mempertahankan model layanan langsung yang awalnya dijanjikan, Guerrilla kini diarahkan untuk membangun game co-op tradisional dengan cakupan lebih kecil dan penekanan pada elemen narasi.

Perubahan Arah Pengembangan

Reboot ini bukan sekadar polesan kecil. Sumber internal menyebutkan bahwa elemen live-service yang selama ini menjadi fondasi Hunters Gathering akan dihilangkan sepenuhnya. Fokus baru diarahkan pada pengalaman co-op yang lebih intim, mirip dengan format Monster Hunter atau Dauntless, tetapi tetap dibingkai dalam estetika khas dunia Horizon.

Keputusan ini mencerminkan sikap hati-hati Sony setelah serangkaian kegagalan proyek live-service di masa lalu. Concord yang dirilis tahun lalu menjadi contoh paling segar bagaimana game layanan langsung bisa gagal total di pasar. Dengan Hunters Gathering, Sony tampaknya memilih jalur aman demi melindungi reputasi franchise andalan Guerrilla.

Batas Waktu Desember dan Risiko Pembatalan

Meski proyek ini masih berjalan, posisinya belum sepenuhnya aman. Laporan menyebutkan bahwa Desember mendatang menjadi tenggat akhir bagi tim untuk meyakinkan para eksekutif bahwa Hunters Gathering mampu mencapai milestone yang ditetapkan. Jika tidak ada kemajuan signifikan hingga akhir tahun, opsi pembatalan permanen tetap terbuka.

Ini bukan pertama kalinya proyek Horizon mengalami masalah internal. Sebelumnya, Horizon Call of the Mountain untuk PS VR2 juga sempat menghadapi tantangan pengembangan yang berat. Namun, Hunters Gathering menghadapi situasi yang lebih rumit karena arah desainnya berubah total di tengah siklus produksi.

Dampak bagi Pemain dan Masa Depan Franchise

Bagi pemain yang sudah menantikan mode multiplayer di semesta Horizon, kabar ini tentu membawa angin segar sekaligus kekhawatiran. Model co-op tradisional umumnya lebih mudah diterima komunitas dibandingkan live-service yang penuh tekanan battle pass dan microtransaction. Namun, perubahan besar di tengah pengembangan sering kali berujung pada penundaan rilis yang signifikan.

Belum ada pernyataan resmi dari Guerrilla Games maupun Sony mengenai timeline rilis terbaru Hunters Gathering. Yang jelas, keputusan Desember nanti akan menentukan apakah semesta Horizon mendapatkan game multiplayer yang layak atau proyek ini berakhir seperti The Last of Us Online yang dibatalkan Naughty Dog pada 2023.

Komunitas Indonesia yang sudah menantikan petualangan co-op bersama Aloy dan kawan-kawan sebaiknya bersabar. Perkembangan selanjutnya dari proyek ini baru akan terlihat setelah tenggat Desember, dan kita tinggal menunggu apakah Guerrilla mampu membalikkan keadaan sebelum keputusan final diambil.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gamebrott.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks